Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah menata akses jalan, aparat membantu penertiban, KAI menjaga keselamatan perjalanan kereta api, dan masyarakat berperan melalui kepatuhan saat melintas. Ketika setiap pihak menjalankan perannya, risiko kecelakaan dapat ditekan dan ruang selamat bagi publik semakin kuat.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan program Rel Ekonomi Rakyat melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang pada layanan KA Cikuray di Stasiun Garut, Kamis (11/6). Program ini menghadirkan layanan yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antara sentra pertanian, perdagangan, UMKM, kawasan industri, dan pusat ekonomi yang terhubung melalui lintas KA Cikuray.


 

Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, isu keberlanjutan semakin erat kaitannya dengan cara berbagai perusahaan menjalankan operasionalnya. Energi kini dipandang sebagai kebutuhan operasional sekaligus bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan. Perspektif tersebut mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas operasional perusahaan.


 

Transformasi layanan kereta api terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang nyaman, aman, dan modern. Salah satu perubahan yang kini semakin dirasakan pelanggan adalah hadirnya rangkaian Stainless Steel New Generation yang secara bertahap memperbarui layanan kereta api jarak jauh di berbagai relasi.


 

Akhir pekan selalu menghadirkan kesempatan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas. Sebagian orang memilih menikmati suasana baru, mencicipi kuliner khas daerah, berburu destinasi budaya, atau sekadar menikmati perjalanan yang tenang bersama keluarga. Bagi pelanggan yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan cara tersebut, KA Mataram menjadi salah satu pilihan perjalanan yang menarik menuju Kota Solo.


 

Menikmati liburan bersama keluarga tentu menjadi momen yang dinanti banyak orang. Namun di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode liburan, keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama, terutama saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.


 

Garut dikenal sebagai salah satu daerah yang tumbuh dari aktivitas pertanian, perdagangan, dan usaha masyarakat. Dari kawasan pegunungan yang subur ini, berbagai hasil bumi bergerak setiap hari menuju pasar-pasar di berbagai kota. Pada saat yang sama, masyarakat melakukan perjalanan untuk bekerja, belajar, berdagang, mengembangkan usaha, maupun memenuhi berbagai kebutuhan lainnya. Mobilitas tersebut menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.


 

Mobilitas masyarakat di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Untuk mengantisipasi kebutuhan kapasitas layanan yang semakin besar, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyiapkan penguatan sistem kelistrikan dan modernisasi persinyalan pada lintas tersebut.


 

Mobilitas masyarakat terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial di berbagai daerah. Di tengah pertumbuhan tersebut, keselamatan menjadi faktor yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sistem transportasi yang andal. Salah satu fokus yang terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah mengurangi titik-titik perlintasan sebidang yang memiliki risiko tinggi terhadap perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama DJKA Kementerian Perhubungan RI terus mempersiapkan peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan Stasiun Bogor dan penguatan konektivitas Stasiun Bogor Paledang. Dalam peninjauan langsung pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor pada Senin (1/6), Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan percepatan pekerjaan yang berjalan menjadi langkah penting untuk menjawab pertumbuhan kebutuhan masyarakat terhadap layanan Commuter Line.


 

Momen libur panjang menjadi waktu yang dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, berwisata, maupun menikmati berbagai aktivitas di lingkungan sekitar. Di tengah meningkatnya mobilitas tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menjauhi jalur kereta api dan tidak melakukan aktivitas apa pun di area tersebut.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat kapasitas layanan penumpang di wilayah Lampung dan Sumatra Selatan melalui pengiriman 25 unit sarana kereta dari Daop 1 Jakarta menuju Divre IV Tanjungkarang dan wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada layanan kereta api di wilayah tersebut.


 

Ketika sebagian besar masyarakat beristirahat pada malam hari, aktivitas di dunia perkeretaapian justru tetap berlangsung. Di balik perjalanan kereta api pertama setiap pagi di berbagai kota di Pulau Jawa, terdapat ribuan petugas yang bekerja menjaga kesiapan sarana, memeriksa jalur rel, mengatur perjalanan, hingga memastikan setiap rangkaian siap diberangkatkan tepat waktu.


 

Mobilitas masyarakat perkotaan yang terus tumbuh mendorong kebutuhan sistem transportasi yang semakin terhubung antarmoda. Dalam konteks tersebut, Stasiun Manggarai memegang peranan penting sebagai salah satu titik perpindahan perjalanan terbesar di kawasan Jabodetabek yang menghubungkan berbagai layanan transportasi publik dalam satu kawasan terintegrasi.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan investasi sarana perkeretaapian untuk memperkuat kapasitas angkutan barang dan layanan penumpang. Pengadaan sarana dilakukan secara bertahap melalui penambahan kereta, gerbong, lokomotif, serta rangkaian Commuter Line guna menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.


 

Pertumbuhan mobilitas masyarakat urban dalam satu dekade terakhir mendorong kebutuhan penguatan elektrifikasi perkeretaapian di kawasan metropolitan. Peningkatan jumlah perjalanan KRL, berkembangnya kawasan permukiman penyangga kota, hingga bertambahnya pusat aktivitas ekonomi membuat kebutuhan pasokan daya listrik menjadi semakin besar untuk menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta.


 

Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan BBM subsidi secara terukur untuk mendukung layanan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan. 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter tengah melakukan revitalisasi dan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor sebagai bagian dari peningkatan kapasitas layanan Commuter Line di wilayah Bogor Line. Pekerjaan tersebut berlangsung sejak 15 April 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.


 

Pemerintah akan memberlakukan implementasi mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi dan transisi menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan. Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperbesar pemanfaatan energi berbasis nabati pada berbagai sektor transportasi nasional.


 

Percepatan penanganan perlintasan sebidang terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan di titik-titik perpotongan jalur rel dan jalan raya.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan proses pemulihan operasional perjalanan Commuter Line lintas Cikarang menjelang aktivitas masyarakat pada hari kerja. Berbagai langkah pengamanan operasional masih dilakukan agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan terkendali di tengah proses pengecekan jalur yang masih berlangsung. 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan proses pemulihan operasional perjalanan Commuter Line lintas Cikarang serta pendampingan pelanggan pascakejadian di Stasiun Bekasi Timur agar perjalanan kereta api dapat berlangsung semakin baik dan aman.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan pelanggan terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur per Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Dari data penanganan terhadap 106 pelanggan, sebanyak 76 pelanggan kini telah kembali ke rumah, sementara 24 pelanggan masih dirawat di rumah sakit.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang menjadi perhatian serius yang memerlukan penanganan yang konsisten. Keberadaan perlintasan liar di berbagai titik menghadirkan risiko besar karena tidak dilengkapi pengamanan yang memadai dan berada di luar pengaturan resmi, sehingga ruang aman antara perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat menjadi semakin terbatas.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa operasional Kereta Api Jarak Jauh pada Jumat, 1 Mei 2026, menunjukkan tren pemulihan yang semakin kuat, dengan hampir seluruh perjalanan telah kembali berjalan tepat waktu.


 

Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang terdampak, sekaligus memastikan pendampingan terus dilakukan dalam setiap tahap penanganan.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat pendampingan bagi pelanggan dan keluarga yang terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur. Pendampingan dilakukan melalui posko informasi, fasilitasi layanan kesehatan lanjutan, mekanisme klaim biaya pengobatan, serta layanan trauma healing.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang dilakukan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kejadian operasional pada 27 April 2026. Proses investigasi masih berlangsung di lokasi untuk memastikan setiap faktor dapat diidentifikasi secara menyeluruh dan berbasis data.

 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa hingga hari ini, Kamis (30/4), seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) telah beroperasi normal tanpa adanya pembatalan. Proses pemulihan layanan terus berjalan dan menunjukkan perkembangan yang positif.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa Stasiun Bekasi Timur kini telah kembali melayani penumpang KRL. Hal ini menyusul uji coba operasional yang telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.


 

Pemulihan layanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang mulai menunjukkan perkembangan. Setelah proses evakuasi sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap, uji coba operasional pertama telah berhasil dilaksanakan dengan aman.


 

Total korban saat ini 106 orang, dengan 15 meninggal dunia. Sebanyak 53 penumpang masih dirawat di rumah sakit dan 38 lainnya telah dipulangkan. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian, yang berlangsung hingga sekitar 10 jam untuk memastikan seluruh penumpang dapat tertangani dengan baik. 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa proses pemulihan layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) terus berjalan. Layanan disiapkan untuk kembali normal secara bertahap mulai 30 April 2026 dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapan operasional.


 

Hingga saat ini, proses evakuasi sarana KRL masih terus dilakukan di lokasi. Penanganan dijalankan secara bertahap dengan penuh kehati-hatian, dengan memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali dijalankan.


 

Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak, sembari terus memastikan setiap proses penanganan berjalan dengan kehati-hatian.


 

Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur masih menyisakan duka yang mendalam bagi banyak pihak. PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, dan kepada seluruh korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban dalam insiden operasional yang terjadi mendapatkan penanganan maksimal. KAI menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.

 


 

Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, dan kepada korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.

 


 

Peristiwa yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur membawa duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan rasa belasungkawa kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak, sekaligus memahami kegelisahan pelanggan yang menantikan kabar dalam situasi ini.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

 


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian KA (161) Bangunkarta yang terdampak anjlokan di Stasiun Bumiayu telah berhasil dievakuasi pada Selasa (7/4) dini hari. 


 

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu imbas rintang jalan akibat anjlokan KA (161) Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen di Emplasemen Stasiun Bumiayu, km 312+1, pada Senin pukul 14.15 WIB. 


 

KAI memastikan seluruh pelanggan dalam kondisi selamat pada kejadian KA 174 Ciremai yang terdampak material longsoran di petak jalan Maswati – Sasaksaat (MSI–SKT) pada Selasa, 1 April 2026 pukul 14.53 WIB.


 

KAI menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan operasional pada perjalanan KA 806A Commuter Line Bandara akibat tertemper kendaraan truk di lintas Poris–Batu Ceper pada Jumat (20/2).


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025 hingga 17 Februari 2026, Kereta Petani dan Pedagang telah melayani 11.428 pelanggan naik dan turun di lintas Commuter Line Merak. Angka tersebut menunjukkan pemanfaatan layanan yang konsisten selama lebih dari dua bulan operasional.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan inovasi layanan dengan menyiapkan rangkaian kereta berkonsep experience, luxury, dan heritage yang saat ini dalam tahap pengerjaan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan dan percepatan pemulihan prasarana perkeretaapian yang terdampak bencana di wilayah Sumatra. Selama 5×24 jam nonstop, KAI melakukan pemulihan jalur secara intensif guna memastikan distribusi logistik serta mobilitas masyarakat tetap terjaga di tengah keterbatasan akses transportasi darat.


 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan KRL Commuter Line Jabodetabek sebagai tulang punggung mobilitas kawasan aglomerasi Jakarta yang menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional. Seiring pertumbuhan jumlah komuter lintas kota yang konsisten meningkat, penguatan sarana dan prasarana menjadi langkah strategis untuk memastikan kapasitas dan keselamatan layanan tetap terjaga.