PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

Pada peristiwa ini, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 02.00 WIB, tercatat 4 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Dalam proses penanganan, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin.

Per pukul 01.04 WIB, jalur hilir pada lintas Bekasi–Tambun telah dapat dilalui kembali untuk perjalanan kereta api.

Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan di lokasi. KAI terus mengupayakan percepatan penanganan agar perjalanan dapat kembali normal secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Seiring dengan penanganan di lokasi, KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL sesuai kondisi jalur agar layanan dapat berjalan secara bertahap.

KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang.

Untuk pelanggan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, KAI menyiapkan layanan lanjutan berupa bus menuju Stasiun Gambir.

Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan.

Berikut daftar perjalanan KA Jarak Jauh yang dibatalkan hingga pembaruan terakhir:

KA Jarak Jauh Batal – 27 April 2026

1.        KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon)

2.        KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir)

3.        KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong)

4.        KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)

5.        KA 76B Mataram (Pasarsenen – Solo Balapan)

6.        KA 164 Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi)

7.        KA 150 Singasari (Pasarsenen – Blitar)

8.        KA 92–93 Jayabaya (Pasarsenen – Malang)

9.        KA 64B Manahan (Gambir – Solo Balapan)

10.        KA 258 Progo (Pasarsenen – Lempuyangan)

11.        KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi)

12.        KA 180B Tawang Jaya Premium (Pasarsenen – Semarang Tawang)

 

KA Jarak Jauh Batal – 28 April 2026

1.        KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)

2.        KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)

3.        KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)

4.        KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)

5.        KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)

6.        KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen)

7.        KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)

8.        KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen)

9.        KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen)

10.        KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)

11.        KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasarsenen)

12.        KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)

13.        KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)

 

KAI menyampaikan untuk sementara waktu Stasiun Bekasi Timur tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang, sebagai dampak dari insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta. 

Bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan kereta api, untuk sementara dapat menggunakan layanan melalui Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan lebih lanjut. Operasional perjalanan menuju lintas Bekasi juga masih mengalami penyesuaian seiring proses penanganan di lapangan.