PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan terkendali menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menjadi perhatian masyarakat.
KAI terus melakukan pemantauan kondisi terkini serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), lembaga yang melakukan pemantauan aktivitas gunung api di Indonesia.
Berdasarkan informasi BMKG, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026 pukul 22.03 WIB terekam pada stasiun seismograf dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi sekitar 29 detik. Hingga 5 September 2026 pukul 10.30 WIB, BMKG menyampaikan belum terdapat kenaikan muka air laut yang signifikan akibat aktivitas tersebut.
Hingga saat ini, seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan. KAI melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi jalur, lingkungan sekitar operasional, serta informasi terbaru dari instansi terkait.
Khusus layanan KA Bandara, operasional tetap berjalan sesuai kondisi terkini. KAI terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan transportasi menuju bandara dapat mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, termasuk apabila terdapat penyesuaian pada operasional penerbangan.
Informasi Serta Merta
Informasi Serta Merta
4