KAI menyampaikan informasi publik mengenai laporan awal insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur (Daop 1 Jakarta), data evakuasi penumpang, layanan pengalihan, serta skema pembatalan perjalanan KA Jarak Jauh.
Poin-poin utama penanganan emergency dan penyesuaian operasional mencakup:
1. Data Penanganan & Evakuasi Penumpang
KA 4 Argo Bromo Anggrek (SBI–GMR): Seluruh 240 penumpang berhasil dievakuasi selamat. KAI menyediakan armada bus lanjutan menuju Stasiun Gambir.
KRL Commuter Line: Data sementara mencatat 4 orang meninggal dunia dan 38 penumpang luka-luka (dirujuk ke RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi).
Tim Gabungan: Evakuasi dilakukan secara intensif bersama Basarnas, TNI, Polri, KAI, dan tim medis.
2. Skema Operasional & Penghentian Sementara
Perjalanan KRL disesuaikan dengan pola operasi bertahap mengikut kondisi keandalan jalur.
Keberangkatan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dihentikan sementara demi keselamatan operasional.
3. Daftar Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan
Keberangkatan 27 April 2026:
1. KA Gunungjati: KA 120B (GMR–CN)
2. KA Parahyangan: KA 139B (KAC–GMR) & KA 140B (GMR–KAC)
3. KA Argo Muria: KA 22 (GMR–SMT)
4. Keberangkatan 28 April 2026:
1. KA Gunungjati: KA 117B (CN–GMR)
2. KA Purwojaya: KA 56F–53F (CP–GMR) & KA 58F–59F (GMR–CP)
3. KA Madiun Jaya: KA 143B (MN–PSE)
4. KA Argo Sindoro: KA 17 (SMT–GMR).
Laporan awal ini mempertegas komitmen KAI dalam memprioritaskan evakuasi darurat, fasilitas penanganan medis korban, dan keterbukaan informasi perjalanan perkeretaapian.
Informasi Serta Merta
Informasi Serta Merta
KAI Sampaikan Duka Mendalam, Proses Evakuasi dan Penanganan Masih Berlangsung