KAI menyampaikan informasi publik mengenai perkembangan awal evakuasi, data korban terdampak insiden yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, serta penyesuaian operasional di Stasiun Bekasi Timur.

Poin-poin utama penanganan dan operasional mencakup:

1. Data Penanganan Korban & Keselamatan Penumpang

KA Argo Bromo Anggrek: Sebanyak 240 penumpang dinyatakan selamat.

KRL Commuter Line: Tercatat 6 orang meninggal dunia dan 80 orang mengalami luka-luka.

Fasilitas Kesehatan: Perawatan korban luka dilakukan di RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

2. Penanganan Medis & Evaluasi Evakuasi
Proses evakuasi dilakukan secara ekstra hati-hati oleh tim gabungan KAI, Basarnas, dan tim medis untuk menyelamatkan korban yang berada di dalam rangkaian. KAI berkomitmen penuh memberikan dukungan menyeluruh kepada seluruh korban dan keluarga terdampak.

3. Layanan Posko Informasi & Pembatasan Operasional

Posko Pelayanan: Posko Informasi disiagakan di Stasiun Bekasi Timur serta melalui layanan Contact Center 121 untuk memfasilitasi kebutuhan informasi keluarga korban.

Pola Operasi: Stasiun Bekasi Timur sementara waktu tidak melayani naik-turun penumpang, dan operasional KRL hanya dilayani sampai Stasiun Bekasi.

4. Pernyataan Duka & Permohonan Maaf
VP Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan belasungkawa mendalam atas korban jiwa serta permohonan maaf terbuka kepada seluruh pelanggan atas gangguan operasional yang terjadi.

Informasi ini mempertegas prioritas KAI pada keselamatan evakuasi korban, kepastian fasilitas penanganan medis, serta transparansi publik selama proses tanggap darurat berlangsung.