KAI menyampaikan informasi publik mengenai perkembangan penanganan korban, peninjauan Presiden RI, investigasi KNKT, penyesuaian operasional, serta daftar pembatalan perjalanan KA Jarak Jauh pascakejadian di Stasiun Bekasi Timur per Selasa (28/4) pagi.

Poin-poin utama penanganan dan penyesuaian operasional mencakup:

1. Peninjauan Presiden & Evaluasi Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi untuk memastikan penanganan terbaik, didampingi Menhub Dudy Purwagandhi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono yang menegaskan komitmen investigasi menyeluruh dan independen atas keselamatan perkeretaapian.

2. Pembaruan Data Korban & Penanganan Medis
Per pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia (dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi) dan 84 korban luka-luka (dirawat di RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, RS Mitra Plumbon, RS Bakti Kartini, RS Siloam, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur & Barat). Seluruh biaya medis dan pemakaman ditanggung oleh asuransi bersama KAI.

3. Layanan Posko & Operasional Stasiun Bekasi Timur

Posko Informasi: Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir disiagakan selama 2 minggu (dapat diakses via Contact Center 121).

Operasional KRL: Stasiun Bekasi Timur sementara tidak melayani naik-turun penumpang, perjalanan KRL dibatasi hingga Stasiun Bekasi. Jalur hilir dibuka terbatas, sedangkan jalur hulu dalam penanganan.

4. Daftar Pembatalan Perjalanan KA Jarak Jauh (28 April 2026)

KA Gunungjati: KA 117B (CN–GMR)

KA Purwojaya: KA 56F–53F (CP–GMR) & KA 58F–59F (GMR–CP)

KA Madiun Jaya: KA 143B (MN–PSE)

KA Argo Sindoro: KA 17 (SMT–GMR)

KA Mataram: KA 75B (SLO–PSE)

KA Gumarang: KA 163 (SBI–PSE)

KA Singasari: KA 149 (BL–PSE)

KA Jayabaya: KA 94–91 (ML–PSE)

KA Manahan: KA 61B (SLO–GMR)

KA Progo: KA 257 (LPN–PSE)

KA Argo Anjasmoro: KA 29F (SBI–GMR)

KA Menoreh: KA 175 (SMT–PSE)

KA Parahyangan: KA 138 (GMR–BD) & KA 137 (BD–GMR)

KA Argo Muria: KA 20A (GMR–SMT) & KA 21A (SMT–GMR)

KA Argo Bromo Anggrek: KA 2B (GMR–SBI) & KA 3B (SBI–GMR)

Pembaruan ini mempertegas komitmen KAI dan pemerintah dalam memprioritaskan penanganan medis korban, pendampingan keluarga, serta akuntabilitas investigasi teknis secara transparan.