KAI mengimbau keselamatan di perlintasan sebidang pada masa libur sekolah mencakup:

1. Imbauan Keselamatan & Kebiasaan Selamat
KAI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan disiplin dan menerapkan budaya selamat dengan berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dengarkan sekitar, serta mematuhi isyarat sebelum melintasi perlintasan sebidang, terutama pada masa liburan sekolah saat mobilitas meningkat.
2. Data & Evaluasi Kecelakaan Perlintasan Sebidang
Hingga 22 Juni 2026, tercatat 134 kecelakaan di perlintasan sebidang yang mengakibatkan 113 korban (48 meninggal dunia, 29 luka berat, dan 36 luka ringan). Tindakan menerobos menjadi penyebab dominan sebesar 88% (118 kejadian), dengan keterlibatan kendaraan roda dua sebesar 57% dan roda empat 43%. Meski mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2025, angka kematian yang ada tetap menjadi perhatian serius.
3. Data Kejadian Temperan Jalur Nonperlintasan
Pada jalur nonperlintasan, KAI mencatat 260 kejadian temperan yang didominasi temperan terhadap orang sebesar 93% (242 kejadian). Insiden ini mengakibatkan 253 korban, dengan 188 orang di antaranya meninggal dunia, yang menegaskan pentingnya menjaga jalur kereta api tetap steril dari aktivitas masyarakat.
4. Upaya Penanganan Fisik & Edukasi
KAI telah merealisasikan 226 penanganan fisik (128% dari target 177 titik) melalui penutupan dan penyempitan perlintasan liar maupun terdaftar. Selain itu, sepanjang Januari–Mei 2026, KAI menggelar 1.036 sosialisasi keselamatan, 167 kegiatan awareness di sekolah dan masyarakat, serta pemasangan 308 media imbauan untuk mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan.
5. Penguatan Sinergi Lintas Sektor
KAI mengajak pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, sekolah, komunitas, serta para orang tua untuk bersama-sama memberi contoh dan memperkuat pesan keselamatan demi memastikan masa libur sekolah berjalan aman dan lancar.