KAI menyampaikan informasi publik mengenai perkembangan pemulihan operasional Commuter Line lintas Cikarang serta pendampingan bagi pelanggan terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur.
Poin-poin utama penanganan dan pemulihan mencakup:
1. Pengaturan Operasional & Pembatasan Kecepatan
Guna memastikan keselamatan selama proses pengecekan jalur dan pemulihan, KAI menerapkan pembatasan kecepatan kereta berkisar 60–80 km/jam pada beberapa titik di lintas Bekasi–Cikarang.
2. Peningkatan Ketepatan Waktu Perjalanan
Performa operasional Commuter Line lintas Cikarang menunjukkan tren pemulihan positif:
7 Mei 2026: Ketepatan keberangkatan 87% (rata-rata terlambat 2,2 menit) dan kedatangan 81% (rata-rata terlambat 3,3 menit).
8 Mei 2026: Ketepatan keberangkatan naik menjadi 88% (rata-rata terlambat 1,8 menit) dan kedatangan 85% (rata-rata terlambat 2,3 menit).
3. Pendampingan Pelanggan & Posko Informasi
KAI melanjutkan pendampingan bagi pelanggan dan keluarga terdampak insiden Stasiun Bekasi Timur. Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur difungsikan hingga 11 Mei 2026 untuk melayani administrasi, kebutuhan informasi, layanan lanjutan, dan dukungan psikologis.
Langkah ini mempertegas komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan perjalanan, mempercepat pemulihan layanan, dan memberikan penanganan komprehensif bagi pelanggan.
Informasi Serta Merta
Informasi Serta Merta
KAI Terus Melakukan Pemulihan Operasional untuk Melayani Mobilitas Masyarakat pada Hari Kerja Esok 11 Mei 2026