KAI menyampaikan informasi publik mengenai progres revitalisasi fasilitas dan perpanjangan peron Stasiun Bogor guna mendukung operasional rangkaian Commuter Line 12 kereta (SF12) demi mengakomodasi lonjakan mobilitas pelanggan Bogor Line.
Poin-poin utama pengujian dan pengembangan mencakup:
1. Pertumbuhan Volume Pelanggan
Kebutuhan mobilitas pada Bogor Line terus meningkat pesat, mencatatkan 102,0 juta pelanggan (2022), 133,0 juta (2023), 145,9 juta (2024), 155,0 juta (2025), hingga 51,8 juta penumpang pada Januari–April 2026. Aktivitas di Stasiun Bogor sendiri sangat padat dengan 392 perjalanan/hari (weekday) dan 373 perjalanan/hari (weekend), melayani 6,14 juta gate in dan 5,95 juta gate out pada periode Januari–April 2026.
2. Lingkup Revitalisasi & Operasional SF12
Pekerjaan mencakup perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8, relokasi tiang Listrik Aliran Atas (LAA), serta pembangunan kanopi baru yang terhubung ke selasar stasiun. Penataan ini disiapkan khusus untuk operasional KRL rangkaian 12 kereta (SF12) guna memperbesar kapasitas angkut satu kali jalan, khususnya pada jam sibuk.
3. Target Penyelesaian & Pengaturan Arus Penumpang
Seluruh fisik pekerjaan ditargetkan selesai dan beroperasi optimal pada Juli 2026. Selama konstruksi, KAI dan KAI Commuter menerapkan rekayasa alur penumpang, pembuatan area pedestrian sementara, serta pengarahan arus ke JPO Paledang, Hall Taman Topi, dan Pintu Timur.
Peningkatan kapasitas stasiun ini mempertegas komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi publik urban yang aman, nyaman, dan berkapasitas besar di wilayah Jabodetabek.
Informasi Serta Merta
Informasi Serta Merta
Pertumbuhan Pelanggan Bogor Line Terus Meningkat, KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor