KAI menyampaikan informasi publik mengenai progres modernisasi dan penyebaran rangkaian Stainless Steel New Generation hasil produksi PT INKA sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan.

Poin-poin utama pengadaan dan penataan mencakup:

1. Nilai Kontrak & Progres Serah Terima
Program investasi senilai Rp5,505 triliun (2023–2027) ini mencakup total pengadaan 612 unit kereta (297 eksekutif, 199 ekonomi, 57 kereta makan, 57 pembangkit, 2 bagasi). Hingga saat ini, sebanyak 39 trainset (391 kereta) telah diserahterimakan dan resmi beroperasi.

2. Peningkatan Fasilitas & Evaluasi Bertahap
Menghadirkan fasilitas modern seperti reclining & revolving seat, legroom lebih luas, USB port/stop kontak per kursi, pintu geser otomatis, PIDS, kabin lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, hingga baby care desk. Penyempurnaan detail interior terus dilakukan berdasarkan masukan pelanggan dan petugas operasional.

3. Sebaran Operasional Rangkaian New Generation
Rangkaian baru ini telah beroperasi melayani berbagai relasi antarkota, meliputi:

Kelas Eksekutif: KA Argo Dwipangga, Argo Lawu, Argo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Wilis, Argo Semeru, Bima, Taksaka, Argo Muria, Turangga, Parahyangan, dan Gajayana.

Kelas Campuran: KA Lodaya, Mataram, Bogowonto, Batavia, Gumarang, Jayabaya, Gaya Baru Malam Selatan, Fajar/Senja Utama Solo, Tegal Bahari, Ranggajati, Cirebon Fakultatif, Bangunkarta, dan Singasari.

Kelas Ekonomi: KA Jaka Tingkir, Progo, dan Majapahit.

Pembaruan sarana secara bertahap ini mempertegas komitmen KAI dalam menghadirkan standar pelayanan transportasi publik berbasis rel yang modern, aman, dan berdaya saing tinggi hingga 2027.