KAI memperkuat kesiapan operasional sarana diesel untuk mendukung kebijakan energi nasional.
KAI memastikan seluruh lokomotif dan kereta pembangkit siap menerapkan biodiesel B50 sesuai mandatori pemerintah mulai 1 Juli 2026 yang disertai masa transisi selama tiga bulan.
Kesiapan sarana ini dicapai melalui pengujian teknis dan evaluasi bersama Kementerian ESDM untuk memastikan stabilitas performa mesin, keamanan komponen, serta keandalan pasokan listrik kereta api.
Penerapan B50 ini mendukung agenda transisi energi nasional dalam meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, menekan penggunaan solar fosil, dan mengurangi emisi sektor transportasi.
Pengalaman KAI dalam menggunakan biodiesel secara bertahap mulai dari B35 hingga B40 menjadi landasan untuk menjalankan penerapan B50 secara aman dan terukur.
Informasi Serta Merta
Informasi Serta Merta
KAI Siapkan Seluruh Sarana Diesel untuk Implementasi Biodiesel B50