LAYANAN INFORMASI BERKALA
  • Profil Komisaris KAI

    PROFIL KOMISARIS


    Komisaris Utama: 


    Jusman Syafii Djamal

    Warga Negara Indonesia, lahir di Aceh pada 28 Juli 1954. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2018 sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen sejak 14 September 2018 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-243/MBU/09/2018. Lulusan S1 Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung. Pada bulan Maret 2016, mendapatkan gelar Profesor dari Zhejiang University of Science and Technology China.

    Perjalanan Karir:

    Sebelumnya pernah menjabat Menteri Perhubungan pada 9 Mei 2007 hingga 20 Oktober 2009. Kemudian menjabat sebagai Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan terakhir menjabat sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.



    KOMISARIS


    RIZA PRIMADI

    Menyelesaikan pendidikan Sarjana Sains, jurusan Matematika dan IPA dari Universitas Indonesia (1986), University of London, Birbeck College, Science Communications (Post Graduate) (1994) dan University of Birmingham, UK, Transitional Democracy 2000 (Chevening Awards).

    Perjalanan Karir:

    Saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN (sejak Mei 2015), CEO PT Content Creative Indonesia (Januari 2010-Mei 2015), News Advisor Astro Awani Malaysia (Januari 2009-Januari 2010), News Director PT Adi Karya Visi (September 2005 - Desember 2008), News and Corporate Affairs Director Trans TV (Januari 2000- September 2005) dan dosen Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI (1988 - sekarang).



    KOMISARIS


    PUNGKY SUMADI

    Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universita Indonesia, Jakarta (1986), Master in City Planning, Department of Urban Studies and Planning, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, Massachusetts, USA (1993) dan Ph.D, Department of Urban and Regional Planning, University of Illinois at Urbana-Champaign, USA.

    Perjalanan Karir:

    Sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Kementerian PPN/BAPPENAS (2015), Direktur Jasa Keuangan dan BUMN, Kementerian PPN/BAPPENAS (2012-2015), Direktur Jasa Keuangan dan Analisis Moneter, Kementerian PPN/BAPPENAS (2012).



    KOMISARIS


    CRIS KUNTADI

    Warga Negara Indonesia, lahir di Banyumas tahun 1969. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2017 dan diangkat sebagai Komisaris sejak 21 Juli 2017 berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara SK Nomor : SK-137/MBU/7/2017. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi (SE) dan Akuntan (Ak) dari Universitas Indonesia pada tahun 1996. Magister Manajemen (MM) diperoleh dari Universitas Gadjah Mada dan Erasmus Universiteit Roterdam pada tahun 2000. Pendidikan Strata 3 di Universitas Brawijaya Malang pada 2009.

    Perjalanan Karir:

    Sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan pada April 2017, Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan pada awal 2015, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 dan Kepala Pusdiklat BPK tahun 2010-2014.

     


    KOMISARIS


    RAHMAT HIDAYAT

    Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1978. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2017 dan diangkat sebagai Komisaris sejak 21 Juli 2017 berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara SK Nomor : SK-137/MBU/7/2017. Menyelesaikan pendidikan Mts, MA & Sarjana di Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta. Magister Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup di Universitas Negeri Jakarta. Program Doktoral Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Negeri Jakarta.

    Perjalanan Karir:

    Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Rekayasa Industri pada 2015-2017. Komisaris PT Niaga Prima Jaya pada tahun 2015. Tim Ahli Kementerian Dalam Negeri Bidang Wawasan Kebangsaan pada tahun 2007-2008.


    KOMISARIS


    FREDDY HARRIS

    Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1966. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2017 dan diangkat sebagai Komisaris sejak 27 Oktober 2017 berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara SK Nomor : SK-232/MBU/10/2017. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum, Universitas Indonesia tahun 1992. Master of Laws (LL.M.), Rijks Universiteit Groningen, The Netherlands tahun 1998. Diploma Acredited Cyber Crime Studies, STMIK Perbanas tahun 2004. Doktor Ilmu Hukum, Universitas Indonesia tahun 2007.

    Perjalanan Karir:

    Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham tahun 2016-2017. Direktur Teknologi Informasi Dijen HKI, Depkum HAM tahun 2008-2010


    KOMISARIS


    BASUKI PURWADI

    Warga Negara Indonesia, Lahir di Sragen pada tanggal 24 April 1967. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2018 dan diangkat sebagai Komisaris sejak 15 Maret 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara SK Nomor : SK-60/MBU/03/2018. Meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1990, kemudian gelar Magister Ilmu Hukum (M.H.) dari Universitas Indonesia pada tahun 2006.

    Perjalanan Karir:

    Perjalanan karir dimulai sebagai pegawai pada Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (1993-2006); Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (2006-2013); Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (2013-2015); dan Badan Kebijakan Fiskal (2015-2018).


    KOMISARIS


    SUHONO HARSO SUPANGKAT

    Warga Negara Indonesia, lahir di Yogyakarta tahun 1962. Bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2018 sebagai Komisaris sejak 27 Maret 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara SK-71/MBU/03/2018. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Elektro ITB pada tahun 1986. Memperoleh gelar Master di Meisei University Tokyo, Jepang pada 1994. Kemudian mendapatkan gelar Doktor bidang Information System pada 1998 di University of Electro Communications Tokyo, Jepang.

    Perjalanan Karir:
    Sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Departemen Komunikasi dan Informatika National Indonesia. Suhono berhasil mendapat gelar Guru Besar Institut Teknologi Bandung dalam bidang teknologi informasi, sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 51712/A4.5/KP/2008 tanggal 31 Juli 2008.