LAYANAN INFORMASI SERTA MERTA
  • Melalui Rail Express, KAI Siap Angkut Bahan Pangan pada Masa PSBB

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap melayani distribusi bahan pangan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sudah diterapkan di berbagai daerah.

    “KAI siap mendistribusikan barang retail termasuk pangan seperti beras, buah-buahan, sayur-sayuran, dan lainnya dengan aman, tepat waktu, dan efisien,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.
     
    Joni menjelaskan, Rail Express merupakan layanan angkutan barang Station to Station dengan harga terjangkau yang tersedia di 60 stasiun di Pulau Jawa. Pelanggan cukup menyerahkan barang ke loket Rail Express di stasiun dan mengambilnya di loket Rail Express stasiun tujuan.
     
    Sesuai Permenkes No 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, disampaikan bahwa perusahaan transportasi logistik untuk bahan pangan masih dapat beroperasi tanpa pembatasan.
     
    Joni menambahkan, sebelumnya Rail Express telah melayani angkutan bahan pangan seperti telur dari Blitar ke Jakarta, bawang merah dari Nganjuk ke Jakarta, salak dari Purwosari ke Jakarta, sayur dan buah dari Malang dan Kebumen ke Jakarta dan Bandung, serta angkutan bahan pangan lainnya ke berbagai tujuan.
     
    “Semoga layanan ini dapat membantu masyarakat yang ingin mendistribusikan barangnya pada masa Pandemi Covid-19,” ujar Joni.
     
    Sementara itu, di tengah pandemi Covid-19 KAI memaksimalkan angkutan barang dalam bisnisnya. Hal ini karena angkutan penumpang terus mengalami penurunan jumlah penumpang dan berimbas kepada pembatalan sebagian besar perjalanan kereta api.
     
    KAI mencatat adanya peningkatan volume angkutan barang pada bulan Maret 2020 dibandingkan dengan Februari 2020. Pada Maret 2020 KAI mengangkut 4,2 juta ton, naik 16% dibanding periode Februari 2020 dengan jumlah 3,6 juta ton,” jelas Joni.
     
    Kenaikan volume angkutan barang ini disumbang oleh peningkatan angkutan perkebunan sebesar 400% dari 12 ribu ton menjadi 61 ribu ton. Kemudian angkutan klinker naik 159% dari 43 ribu ton menjadi 114 ribu ton, angkutan batu bara naik 15% dari 2,6 juta ton menjadi 3 juta ton, peti kemas naik 8% dari 373 ribu menjadi 404 ribu, dan angkutan retail naik 4% dari 11 ribu ton menjadi 12 ribu ton.
     
    Ditengah menurunnya volume angkutan penumpang, KAI akan memaksimalkan lini angkutan barang menggunakan kereta api. Diharapkan KAI mampu mempercepat pendistribusian logistik yang dibutuhkan di berbagai daerah, termasuk logistik yang sangat dibutuhkan dalam rangka penanganan Covid-19,” tutup Joni.
     


    Bongkar muat angkutan retail di Stasiun Cirebon


     

    Angkutan Telur dari Blitar ke Jakarta




    KA angkutan batu bara di wilayah Sumatera Selatan


     

    Kereta api angkutan peti kemas melintasi Gedebage - Cikubang, Jawa Barat


    Tabel

    Daftar Nomor HP PIC Rail Express

         

    Stasiun

    Nomor HP

    Jakarta Gudang, Jakarta Kota, Pasar Senen, Cikampek

    0813-5000-0121

    Bandung, Gedebage, Kiaracondong, Leles, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar

    0812-2463-1080

    Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang

    0852-1196-3773

    Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu

    0821-3664-6066

    Purwokerto, Kroya, Sidareja, Gombong, Kebumen, Kutoarjo

    0811-2855-501

    Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, Sragen

    0813-9079-9069

    Ngawi, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, Blitar

    0822-4479-9181 / 0822-4416-2227

    Babat, Bojonegoro, Sidoarjo, Bangil, Surabaya Kota, Surabaya Pasar Turi, Mojokerto, Malang, Kepanjen, Wlingi

    0856-3344-962 / 0822-4542-7454

    Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalisat, Kalisetail, Rogojampi, Banyuwangi Kota, Ketapang, Pasuruan

    0852-3055-2525

     

    Hub Contact Center KAI 121 di email cs@kai.id, telepon 021-121, atau sosial media KAI121 untuk info selengkapnya